Menulis artikel adalah suatu aktivitas yang lumrah bagi peneliti maupun pelajar. Pernahkah kamu merasa stuck saat menulis artikel (background)? kalau iya berarti kamu sama seperti saya. ini nih langkah-langkah yang bisa memudahkan kita dalam menulis artikel.
1. melakukan research
ibaratnya menulis adalah memasak. untuk menghasilkan makanan yang lezat, bahan baku masakan itu haruslah segar dan berkualitas. seperti itu pula tulisan, untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas maka bahan baku informasinya juga harus berkualitas.
2. melakukan brainstorming
Brainstorming adalah proses mencurahkan seluruh pikiran yang ada dalam suatu topik. mengapa brainstorming penting? karena banyak terjadi hilangnya gagasan dan pemikiran saat proses penulisan yang terstruktur. menghilangkan struktur berarti membuka kesempatan bagi informasi dari pikiran untuk bebas keluar. akibatnya munculnya berbagai gagasan baru. gagasan ini adalah modal awal dalam menulis. gagasan ini kemudian disaring dan ditentukan kesesuaian konteksnya dengan topik utama.
3. membuat struktur tulisan
struktur tulisan adalah bagaimana tulisan kita disusun. bagaimana ide dijabarkan dan bagaimana urutan penjabaran ide-ide tersebut. struktur tulisan dimulai dari sebuah ide utama yang kemudian diturunkan menjadi poin-poin yang harus dimunculkan. poin-poin yang harus dihindari. kata kunci yang harus dimasukkan. jenis data yang harus digunakan. kesesuaian logika antar gagasan. dan keruntutan gagasan antar paragraf dan kalimat. saya memhami struktur tulisan adalah susunan gagasan utama dari paragraf. kalau menggunakan analogi konstruksi, kalimat utama dalam suatu gagasan adalah bangunannya. lalu kalimat-kalimat lain dalam paragraf merupakan berbagai kelengkapan bangunannya.
4. melengkapi tulisan menjadi bentuk yang utuh
struktur yang baik perlu dilengkapi dengan penjelasan yang baik pula. ada asumsi yang menyatakan bahwa semakin banyak penjelasan maka akan semakin baik. maka akan semakin memudahkan pembaca dalam memahami apa yang disampaikan. hal ini benar, namun tidak selalu benar, menurut saya. jika penjelasan yang diberikan terlalu banyak maka dikhawatirkan akan muncul perbedaan intepretasi antara satu penjelasan dengan yang lain. hal ini berpotensi menimbulkan bentrokan logika antara satu gagasan dengan yang lain. Asalkan penjelasan yang diberikan tidak bertentangan dengan gagasan yang hendak dijelaskan, maka banyak penjelasan saya rasa akan baik.
5. menambahkan data dan grafis
data dan grafis akan membuat artikel memiliki informasi yang mudah dicerna. nilai keandalan tersendiri. ketersediaan data memberikan kesempatan bagi pembaca untuk mengetahui dasar dari penulisan, membantu pembaca untuk melakukan analisisnya sendiri dan mengevaluasi apakah penjelasan ataupun analisis telah dilakukan dengan tepat. grafis akan memudahkan pembaca mengingat bentuk dari grafis ada visual.dalm satu grafis ada banyak data yang bisa disampaikan.
6. melakukan proses editing
untuk memastikan kualitas tulisan dari adanya salah ketik maupun kesalahan tata bahasa lainnya, proses editing diperlukan. editing adalah proses supervisi untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan. editing juga bisa digunakan untuk memastikan bahwa gaya bahasa suatu penulisa ataupun lemmbaga publikasi tetap stabil dalam setiap artikel.
7. memverifikasi sumber tulisan
sumber bahan baku tulisan ataupun referensi perlu dicantumkan di akhir tulisan, bila kita menggunakannya. pencantuman informasi yang dapat membantu pembaca untuk menemukan informasi yang lebih mendalam tentu akan menyenangkan pembaca. Adanya verifikasi referensi juga akan memberikan nilai lebih dalam suatu tulisan. Tulisan tersebut akan menjadi lebih terpercaya. karena data-data yang tercantum dapat diklarifikasikan ke sumber-sumber referensi tersebut
8. mempublikasikan artikel
proses terakhir adalah mempublikasikan artikel. selamat Anda telah berhasil menyelesaikan tulisan Anda.
1. melakukan research
ibaratnya menulis adalah memasak. untuk menghasilkan makanan yang lezat, bahan baku masakan itu haruslah segar dan berkualitas. seperti itu pula tulisan, untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas maka bahan baku informasinya juga harus berkualitas.
2. melakukan brainstorming
Brainstorming adalah proses mencurahkan seluruh pikiran yang ada dalam suatu topik. mengapa brainstorming penting? karena banyak terjadi hilangnya gagasan dan pemikiran saat proses penulisan yang terstruktur. menghilangkan struktur berarti membuka kesempatan bagi informasi dari pikiran untuk bebas keluar. akibatnya munculnya berbagai gagasan baru. gagasan ini adalah modal awal dalam menulis. gagasan ini kemudian disaring dan ditentukan kesesuaian konteksnya dengan topik utama.
3. membuat struktur tulisan
struktur tulisan adalah bagaimana tulisan kita disusun. bagaimana ide dijabarkan dan bagaimana urutan penjabaran ide-ide tersebut. struktur tulisan dimulai dari sebuah ide utama yang kemudian diturunkan menjadi poin-poin yang harus dimunculkan. poin-poin yang harus dihindari. kata kunci yang harus dimasukkan. jenis data yang harus digunakan. kesesuaian logika antar gagasan. dan keruntutan gagasan antar paragraf dan kalimat. saya memhami struktur tulisan adalah susunan gagasan utama dari paragraf. kalau menggunakan analogi konstruksi, kalimat utama dalam suatu gagasan adalah bangunannya. lalu kalimat-kalimat lain dalam paragraf merupakan berbagai kelengkapan bangunannya.
4. melengkapi tulisan menjadi bentuk yang utuh
struktur yang baik perlu dilengkapi dengan penjelasan yang baik pula. ada asumsi yang menyatakan bahwa semakin banyak penjelasan maka akan semakin baik. maka akan semakin memudahkan pembaca dalam memahami apa yang disampaikan. hal ini benar, namun tidak selalu benar, menurut saya. jika penjelasan yang diberikan terlalu banyak maka dikhawatirkan akan muncul perbedaan intepretasi antara satu penjelasan dengan yang lain. hal ini berpotensi menimbulkan bentrokan logika antara satu gagasan dengan yang lain. Asalkan penjelasan yang diberikan tidak bertentangan dengan gagasan yang hendak dijelaskan, maka banyak penjelasan saya rasa akan baik.
5. menambahkan data dan grafis
data dan grafis akan membuat artikel memiliki informasi yang mudah dicerna. nilai keandalan tersendiri. ketersediaan data memberikan kesempatan bagi pembaca untuk mengetahui dasar dari penulisan, membantu pembaca untuk melakukan analisisnya sendiri dan mengevaluasi apakah penjelasan ataupun analisis telah dilakukan dengan tepat. grafis akan memudahkan pembaca mengingat bentuk dari grafis ada visual.dalm satu grafis ada banyak data yang bisa disampaikan.
6. melakukan proses editing
untuk memastikan kualitas tulisan dari adanya salah ketik maupun kesalahan tata bahasa lainnya, proses editing diperlukan. editing adalah proses supervisi untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan. editing juga bisa digunakan untuk memastikan bahwa gaya bahasa suatu penulisa ataupun lemmbaga publikasi tetap stabil dalam setiap artikel.
7. memverifikasi sumber tulisan
sumber bahan baku tulisan ataupun referensi perlu dicantumkan di akhir tulisan, bila kita menggunakannya. pencantuman informasi yang dapat membantu pembaca untuk menemukan informasi yang lebih mendalam tentu akan menyenangkan pembaca. Adanya verifikasi referensi juga akan memberikan nilai lebih dalam suatu tulisan. Tulisan tersebut akan menjadi lebih terpercaya. karena data-data yang tercantum dapat diklarifikasikan ke sumber-sumber referensi tersebut
8. mempublikasikan artikel
proses terakhir adalah mempublikasikan artikel. selamat Anda telah berhasil menyelesaikan tulisan Anda.

0 comments:
Posting Komentar