6.18.2014

Tips menulis artikel

Menulis artikel adalah suatu aktivitas yang lumrah bagi peneliti maupun pelajar. Pernahkah kamu merasa stuck saat menulis artikel (background)? kalau iya berarti kamu sama seperti saya. ini nih langkah-langkah yang bisa memudahkan kita dalam menulis artikel.
1. melakukan research
ibaratnya menulis adalah memasak. untuk menghasilkan makanan yang lezat, bahan baku masakan itu haruslah segar dan berkualitas. seperti itu pula tulisan, untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas maka bahan baku informasinya juga harus berkualitas. 
2. melakukan brainstorming
Brainstorming adalah proses mencurahkan seluruh pikiran yang ada dalam suatu topik. mengapa brainstorming penting? karena banyak terjadi hilangnya gagasan dan pemikiran saat proses penulisan yang terstruktur. menghilangkan struktur berarti membuka kesempatan bagi informasi dari pikiran untuk bebas keluar. akibatnya munculnya berbagai gagasan baru. gagasan ini adalah modal awal dalam menulis. gagasan ini kemudian disaring dan ditentukan kesesuaian konteksnya dengan topik utama.
3. membuat struktur tulisan
struktur tulisan adalah bagaimana tulisan kita disusun. bagaimana ide dijabarkan dan bagaimana urutan penjabaran ide-ide tersebut. struktur tulisan dimulai dari sebuah ide utama yang kemudian diturunkan menjadi poin-poin yang harus dimunculkan. poin-poin yang harus dihindari. kata kunci yang harus dimasukkan. jenis data yang harus digunakan. kesesuaian logika antar gagasan. dan keruntutan gagasan antar paragraf dan kalimat. saya memhami struktur tulisan adalah susunan gagasan utama dari paragraf. kalau menggunakan analogi konstruksi, kalimat utama dalam suatu gagasan adalah bangunannya. lalu kalimat-kalimat lain dalam paragraf merupakan berbagai kelengkapan bangunannya.
4. melengkapi tulisan  menjadi bentuk yang utuh
struktur yang baik perlu dilengkapi dengan penjelasan yang baik pula. ada asumsi yang menyatakan bahwa semakin banyak penjelasan maka akan semakin baik. maka akan semakin memudahkan pembaca dalam memahami apa yang disampaikan. hal ini benar, namun tidak selalu benar, menurut saya. jika penjelasan yang diberikan terlalu banyak maka dikhawatirkan akan muncul perbedaan intepretasi antara satu penjelasan dengan yang lain. hal ini berpotensi menimbulkan bentrokan logika antara satu gagasan dengan yang lain. Asalkan penjelasan yang diberikan tidak bertentangan dengan gagasan yang hendak dijelaskan, maka banyak penjelasan saya rasa akan baik.
5. menambahkan data dan grafis
data dan grafis akan membuat artikel memiliki informasi yang mudah dicerna. nilai keandalan tersendiri. ketersediaan data memberikan kesempatan bagi pembaca untuk mengetahui dasar dari penulisan, membantu pembaca untuk melakukan analisisnya sendiri dan mengevaluasi apakah penjelasan ataupun analisis telah dilakukan dengan tepat. grafis akan memudahkan pembaca mengingat bentuk dari grafis ada visual.dalm satu grafis ada banyak data yang bisa disampaikan. 
6. melakukan proses editing
untuk memastikan kualitas tulisan dari adanya salah ketik maupun kesalahan tata bahasa lainnya, proses editing diperlukan. editing adalah proses supervisi untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan. editing juga bisa digunakan untuk memastikan bahwa gaya bahasa suatu penulisa ataupun lemmbaga publikasi tetap stabil dalam setiap artikel. 
7. memverifikasi sumber tulisan
sumber bahan baku tulisan ataupun referensi perlu dicantumkan di akhir tulisan, bila kita menggunakannya. pencantuman informasi yang dapat membantu pembaca untuk menemukan informasi yang lebih mendalam tentu akan menyenangkan pembaca. Adanya verifikasi referensi juga akan memberikan nilai lebih dalam suatu tulisan. Tulisan tersebut akan menjadi lebih terpercaya. karena data-data yang tercantum dapat diklarifikasikan ke sumber-sumber referensi tersebut
8. mempublikasikan artikel
proses terakhir adalah mempublikasikan artikel. selamat Anda telah berhasil menyelesaikan tulisan Anda.

3.16.2014

Daya Tarik Kepribadian Sebelum Kenabian



Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam telah menghimpun sekian banyak kelebihan dari berbagai lapisan manusia selama pertumbuhan beliau. Beliau menjadi sosok yangunggul dalam pemikiran yang jitu, pandangan yang lurus, mendapat sanjungan karena kecerdikan, kelurusan pemikiran, dan pencarian sarana dan tujuan. Beliau lebih suka diam berlama-lama untuk mengamati, memusatkan pikiran dan menggali kebenaran. Dengan akalnya beliau mengamati keadaan negerinya. Dengan fitrahnya yang suci beliau mengamati lembaran-lembaran kehidupan, keadaan manusia dan berbagai golongan. Beliau merasa risih terhadap kurafat dan menghindarinya. Beliau berhubungan dengan manusia, dengan mempertimbangkan keadaan dirinya dan keadaan mereka. Selagi mendapatkan yang baik, maka beliau mau bersekutu di dalamnya. Jika tidak, maka beliau lebih suka dengan kesendiriannya. Beliau tidak mau meminum khamr, tidak mau makan daging hewan yang disembelih untuk dipersembahkan kepada berhala, tidak mau menghadiri upacara atau pertemuan untuk menyembah patung-patung. Bahkan semenjak kecil beliau senantiasa menghindari jenis penyembahan yang bathil ini, sehingga tidak ada sesuatu yang lebih beliau benci selain daripada penyembahan kepada patung-patung ini, dan hampir-hampir beliau tidak sanggup menahan kesabaran tatkala mendengar sumpah yang disampaikan kepada Latta dan Uzza.
Source: hal 86, Sirah Nabawiyah, Syaikh Shafiyyurrahman, Pustaka Al-Kautsar.

3.14.2014

First Post!

“Be brave. Even if you’re not, pretend to be. No one can tell the difference. Don’t allow the phone to interrupt important moments. It’s there for your convenience, not the callers. Don’t be afraid to go out on a limb. That’s where the fruit is. Don’t burn bridges. You’ll be surprised how many times you have to cross the same river. Don’t forget, a person’s greatest emotional need is to feel appreciated. Don’t major in minor things. Don’t say you don’t have enough time. You have exactly the same number of hours per day that were given to Pasteur, Michaelangelo, Mother Teresa, Helen Keller, Leonardo Da Vinci, Thomas Jefferson, and Albert Einstein. Don’t spread yourself too thin. Learn to say no politely and quickly. Don’t use time or words carelessly. Neither can be retrieved. Don’t waste time grieving over past mistakes Learn from them and move on. Every person needs to have their moment in the sun, when they raise their arms in victory, knowing that on this day, at his hour, they were at their very best. Get your priorities straight. No one ever said on his death bed, ‘Gee, if I’d only spent more time at the office’. Give people a second chance, but not a third. Judge your success by the degree that you’re enjoying peace, health and love. Learn to listen. Opportunity sometimes knocks very softly. Leave everything a little better than you found it. Live your life as an exclamation, not an explanation. Loosen up. Relax. Except for rare life and death matters, nothing is as important as it first seems. Never cut what can be untied. Never overestimate your power to change others. Never underestimate your power to change yourself. Remember that overnight success usually takes about fifteen years. Remember that winners do what losers don’t want to do. Seek opportunity, not security. A boat in harbor is safe, but in time its bottom will rot out. Spend less time worrying who’s right, more time deciding what’s right. Stop blaming others. Take responsibility for every area of your life. Success is getting what you want. Happiness is liking what you get. The importance of winning is not what we get from it, but what we become because of it. When facing a difficult task, act as though it’s impossible to fail.”

source: http://at.kkoolook.com/

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

 

© 2013 Akhmadi.Yusuf. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top